Pengelolaan sampah berbasis TPS3R (Reduce,Reuse,Ricycle)

(petugas sedang mengambil sampah dari masyarakat)

Sampah adalah masalah klasik di negeri ini, tapi tidak dengan desa ini, yaitu Desa Kalipucang Wetan Kec.Batang Kab. Batang Provinsi Jawa Tengah mempunyai cara sendiri untuk pengolahan sampah dari masyarakat dengan Basis Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 R yaitu Reduce, Reuse dan Ricycle.

untuk pengertian istilah dari 3 R adalah sebagai berikut : Reduce adalah upaya mengurangi volume timbulan sampah. Reuse adalah upaya menggunakan kembali sampah tanpa perubahan bentuk untuk kegiatan  lain yang bermanfaat. Recycle adalah upaya mendaur ulang sampah menjadi benda lain yang bermanfaat.

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mataram Bersih adalah solusi untuk mengatasi permasalahan sampah ditingkat desa. melalui KSM ini, sampah yang ada dimasyarakat diambil menggunakan kendaraan roda tiga (TOSA) keliling kampung dengan zona pengambilan dibawah ini :

Pemilahan sampah diupayakan dipilah dari sumbernya atau rumah tangga masing-masing, masyarakat diberikan tempat sampah setiap rumah sebanyak 2 (dua) jenis yaitu untuk sampah organik dan non organik.

setelah sampah diangkut dari masyarakat menuju ke gudang TPS3R, maka yang dilakukan adalah pemilhan sampah yang masih tercampur dari masyarakat.

KSM Mataram bersih juga mempunyai mesin pemilah sampah untuk mempermudah dan mempercepat proses pemilhan di gudang. setelah proses pemilahan selesai dilanjutkan dengan proses pencacahan sampah dengan menggunakan mesin pencacah sampah, kemudian proses pemberian bakteri mikroba penghancur sampah, dan selanjutnya dimasukkan dalam bak penampungan guna proses fermentasi sampah menjadi pupuk organik. untuk waktu panen pupuk organik kurang lebih selama 2 minggu dengan setiap hari rutin membolak balik sampah yang difermentasi dengan tujuan biar merata mikroba bekerja. setelah panen kemudian dimasukkan kedalam mesin pengayak, guna memilah pupuk yang masih besar untuk dapat di fermentasi lagi dan pupuk yang sudah kecil dan halus untuk dikemas kedalam plastik ukuran 5kg. untuk sampah non organik, dipilah sesuai jenisnya, kemudian untuk dijual ke depot rongsok dan sebagian yang bisa dikelola dibuat kerajinan.sampah bukan masalah, sampah adalah barang berharga apabila dikelola dengan baik sehingga mempunyai nilai jual, dan dapat membantu keuangan rumah tangga.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan