Kunjungan Motivator Indonesia Ippho Santosa ke Galery Batik Rifaiyah Kalipucang Wetan – Batang

Ippho Santosa adalah motivator Indonesia yang go international, dengan penjualan buku lebih 1 juta eksemplar (melampaui predikat mega-bestseller) di antaranya:

  • 7 Keajaiban Rezeki
  • Success Protocol
  • Marketing with Love

Saat ini publik mengenalnya sebagai:

  • 24 Tokoh Kebanggaan Indonesia 2013 (Versi RCTI).
  • Penulis Inspiring (MURI Award dan IKAPI Award).
  • Pembicara Internasional (di Belasan Negara 5 Benua).
  • Pendiri TK, SD, dan Kampus (70-an Cabang).
  • 20 Mentor Pilihan 2016 di Kementerian Pendidikan.

Buku[sunting | sunting sumber]

  • Muhammad Sebagai Pedagang
  • Marketing is Bullshit…
  • 10 Jurus Terlarang!
  • 13 Wasiat Terlarang!
  • 7 Keajaiban Rezeki (buku terlaris tahun 2010-2011)
  • Percepatan Rezeki
  • Hanya 2 Menit
  • Moslem Millionaire

Usaha waralaba[sunting | sunting sumber]

  • TK dan PG Khalifah
  • Kadija Slimming
  • Khalifah Daycare

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Siapa tidak kenal dengan motivator, entrepreneur, dan trainer yang satu ini? Dengan gaya khas anak muda dan semangat yang membara terus di tularkan kepada kita semua, dia adalah Ippho Santosa. Nama yang unik dan gaya bahasa yang sangat enak, membuat Ippho Santosa mudah di kenal saat ini. Berikut, singkat tentang Ippho Santosa (di ambil dari wikipedia):

Ippho Santosa 30 Desember 1977, Ia lahir di Pekanbaru, Riau, dari pasangan Dwianto Sri Santosa dan Husnelly Nedvia. Ayahnya berasal dari Yogyakarta, sedangkan ibunya dari Sumatera Barat. Awalnya Ippho Santosa berkarier sebagai pemasar di Sinar Mas Group, Genting Highland, dan sebuah perusahaan Filipina. Ia juga sempat bekerja sebagai penerjemah di ILO dan dosen di Universitas Internasional Batam.

Biografi Ippho Santosa

Ippho Santosa

Setelah masa kerjanya usai, ia mendirikan EnterTrend Training dan menjalankan lembaga tersebut, di mana puluhan ribu orang dan perusahaan yang telah menjadi peserta pelatihan dan seminarnya. Kini Ippho Santosa dikenal publik sebagai pakar otak kanan, penulis buku mega-bestseller yang memenangkan penghargaan MURI, pembicara seminar di beberapa negara, serta pemilik TK dan PG Khalifah di belasan kota di Indonesia.

Ippho Santosa selalu memberikan motivasi  agar kita menjadi muslim yang kaya dan kuat dengan mengedepankan aspek spiritual. Seperti sedekah, berbakti kepada orang tua, menikah, tidak dengki, iri, dendam, dan- lain-lain. Tetapi tidak di pungkiri, selain itu kita juga perlu belajar dari seorang guru yang telah sukses dan tidak mikir-mikir untuk mengeluarkan uang dalam menuntut ilmu.

Di balik kesuksesan setiap seseorang, pasti ada kesusah payahan di dalam menggapainya. Ini merupakan rumus abadi di dalam kehidupan dan merupakan sunnatullah yang harus di lalui untuk mencapai kesuksesan. Dahulu Ippho Santosa ialah anak yang tidak bisa bahasa inggris dan sangat takut untuk maju ke depan di sekolahnya, berkat kerja keras dan kesungguhan, anda dapat lihat sekarang Ippho mengisi seminar keluar negeri dan berbicara di puluhan ribu orang dengan percaya diri.

Semua yang dilakukannya tidak serta merta di dapat secara instan, tetapi dengan kesungguhan dan kemauan yang kuat membuat perubahan di dalam diri Ippho Santosa. Jangan lupa untuk berani bermimpi yang besar disertai usaha yang besar pula, maka kekuatan tersebut dapat menjadi kekuatan yang akan mengubah diri anda juga.

baca juga:  Inspirasi Bisnis yang Bisa Mengubah Menjadi Sukses

Kamis, 11/7/2019 Galery Batik Rifaiyah Kalipucang Wetan – Batang mendapatkan kunjungan dari sang Motivator Indonesia yaitu Ippho Santosa, dalam kunjungannya beliau mengajak rombongan dari team jakarta dan team BRI,.

kegiatan ini dilakukan karena beliau sangat tertarik tentang Batik Rifaiyah Kalipucang Wetan – Batang akan keindahan motif dan history dari batik tersebut. beliau juga belajar tentang membatik, mendalami tentang batik rifaiyah bersama pengarjin batik, dan yang terpenting berbelanja batik rifaiyah.

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan